Ahmad Yani Dorong Revitalisasi Total Pulau Kumala agar Kembali Jadi Magnet Wisatawan
Pulau Kumala.
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, mendorong pemerintah daerah untuk melakukan revitalisasi besar-besaran terhadap kawasan wisata Pulau Kumala di Tenggarong. Ia menilai, tanpa inovasi dan penambahan fasilitas modern, destinasi yang dulu menjadi ikon wisata Kukar itu akan semakin ditinggalkan pengunjung.
“Pulau Kumala ini harus
rombak total. Jadi bukan hanya waterboom, tetapi hotelnya diperbaiki,
fasilitas-fasilitas lainnya dilengkapi, bahkan kalau perlu kereta gantung
diaktifkan kembali. Tower berputar juga bisa difungsikan lagi, begitu pula
permainan anak-anak,” ungkap Ahmad Yani, pada Rabu (12/11/2025).
Menurutnya, daya tarik
sebuah destinasi wisata sangat ditentukan oleh kualitas dan keberagaman
fasilitas yang ditawarkan. Ia menilai wisatawan masa kini tidak hanya mencari
tempat untuk berkunjung, tetapi juga pengalaman yang berbeda dan berkesan.
“Kalau fasilitas
dilengkapi dan dikembangkan dengan hal-hal unik yang tidak ada di tempat lain,
itu pasti menarik. Orang berkunjung tidak hanya mencari tempat, tetapi juga
pengalaman,” ujarnya.
Ahmad Yani menekankan,
sejumlah fasilitas lama yang pernah menjadi daya tarik utama Pulau Kumala
seperti kereta gantung dan tower berputar harus difungsikan kembali. Selain
itu, hotel di kawasan tersebut juga perlu direnovasi agar layak menampung
wisatawan dengan standar pelayanan yang baik.
Ia juga mendorong
pembaruan wahana permainan anak-anak untuk menjadikan Pulau Kumala sebagai
destinasi wisata keluarga yang lengkap. Dengan konsep modern dan fasilitas yang
tertata, kawasan ini diyakini bisa kembali hidup dan menjadi kebanggaan
masyarakat Kukar.
“Kalau kita ingin Pulau
Kumala hidup lagi, jangan setengah-setengah. Harus lengkap dan dirancang
sebagai destinasi modern,” tegasnya.
Ahmad Yani menambahkan,
DPRD Kukar siap mendorong pemerintah daerah agar serius dalam perencanaan dan
pembenahan Pulau Kumala. Ia optimistis, dengan konsep yang matang dan dukungan
semua pihak, kawasan wisata itu dapat kembali menjadi magnet bagi wisatawan
lokal maupun luar daerah.(adv)